| Written by Sunu Widjanarko,
|
Views : 2298  |
Favoured : 121 |
Published in : , Fotografi Gua |
Kategori ini didedikasikan untuk semua pendahulu yang telah meletakkan dasar-dasar kegiatan fotografi gua.
Gua merupakan salah satu dari sedikit tempat di kerak bumi ini yang tersisa untuk direkam gambarnya oleh fotografer. Tugas merekalah mengirim gambaran bawah tanah itu ke permukaan. Gambaran yang membuat semua orang menjadi kenal akan gua, mempelajari gua, dan menyelamatkan gua dari ancaman kerusakan dan pengrusakan. Kegelapan lorong dan medan yang sangat berat adalah masalah buat seorang fotografer gua. Situasi yang akhirnyamelahirkan sebuah ilmu tersendiri. Ilmu tentang manajemen peralatan serta teknik-teknik yang tidak lumrah. Ilmu yang berkembang dan dikembangkan oleh pengalaman dan kebutuhan menjawab tantangan. Sama sekali tidak tersedia cahaya, kecuali yang dibawa sendiri. Ketidaktersediaan cahaya adalah sebuah tantangan, namun menyediakan sebuah kanvas kosong bagi fotografer yang dapat dilukis menggunakan cahaya lampu penerangan. Tantangan yang menjanjikan kebebasan menorehkan kesan dan makna. Mengarungi lorong gua sudah cukup berat dengan membawa tubuh sendiri. Fotografer gua menambahnya dengan menjinjing alat yang rapuh. Karena bagi mereka kegigihan adalah modal, mengirim gambaran adalah misi, peduli adalah visi. |
|
| Users' Comments |
|
Average user rating
(0 vote)
|
|
|