Selama ini banyak surveyor gua yang malas memproduksi peta gua karena tahapan pengolahan data dan penggambaran yang meletihkan dan membutuhkan waktu. Berikut ini ringkasan penggunaan software-software yang ada. Baik yang dibuat khusus untuk pemetaan gua, ataupun software yang dapat dimanfaatkan untuk memproduksi peta gua.
Keuntungan pemrosesan data dan penggambaran peta gua menggunakan komputer seluruhnya, memiliki keuntungan: 1. Tidak terjadi pembulatan angka oleh manusia yang mengakibatkan kesalahan komulatif pada hasil perhitungan. 2. Tidak akan terjadi kesalahan plotting titik stasiun pada kertas. 3. Bisa memasukkan detail dengan warna 4. Gambar tidak mengalami kerusakan akibat perbesaran atau perkecilan, seperti yang bisa terjadi pada peta kertas apabila di fotocopy perbesar atau perkecil. 5. dapat diperbaharui setiap saat. Hal ini sangat berguna bila peta gua tersebut adalah gua yang belum selesai dipetakan/ dieksplorasi. Sudah banyak software khusus untuk pengolahan data dan penggambaran peta gua yang dibuat. Sekalipun belum ada yang diproduksi putera Indonesia yang dipublikasikan. Contohnya adalah 1. Survex 2. Walls 3. Compass 4. Tunnel 5. WINKARST 6. Therion 1. Spread Sheet - Survex - Corel Draw Di bawah ini adalah contoh penggunaan beberapa software spread sheet (MS-Excel), Survex, dan software gambar (Corel Draw, Adobe Illustrator) yang digabungkan menjadi sebuah proses kerja, untuk memproduksi sebuah gambar peta yang standar. Yaitu tampak atas dan tampak samping. Alur pekerjaannya adalah, menggunakan software Spread Sheet (MS-Excel) untuk memasukkan data dan pengolahannya. Lalu menggunakan freeware Survex untuk menghasilkan center line peta gua (baik tampak atas (plan section) maupun tampak samping (extended section). Dan terakhir menggunakan software yang bisa membaca dan mengolah file format DXF menjadi sebuah peta yang tampilannya standar. Kami telah menyediakan file spread sheet ini diberi nama LeKer OLD SG (Lembar Kerja Olah Data Survai Gua). Leker OLD SG bisa di download disini. Dalam proses ini, dihasilkan koordinat semua stasiun plus koordinat dinding gua dan atapnya siap di-plot. Sehingga bila ingin menggambar peta gua pada kertas, hasil dari Leker OLD SG tersebut sudah cukup. 
Gambar Contoh Pengolahan Data Pada Leker OLD SG Namun, kita menggunakan data lapangan dan sebagian data hasil olahan untuk di-copy dan paste dari Leker OLD SG ke file yang dapat dibaca oleh Survex. Lalu oleh Survex diolah dan dihasilkanlah peta-peta dalam format yang bisa dibaca oleh Survex sendiri (lihat gambar dibawah), dan dihasilkan pula peta dalam format DXF yang bisa dibaca dan diolah oleh Corel Draw. 
Gambar Center Line Peta Gua Hasil Pekerjaan Survex
Gambar Center Line Yang diimport ke Corel Draw Dibawah ini adalah contoh peta hasil make up oleh Corel Draw.

Dari center line lorong gua, digambarlah dinding gua. 
Mulai diisi detailnya. Gambar diatas menunjukkan pencantuman detail simbol pasir, lantai. 
Gambar diatas pencantuman simbol air, arah pandang cross section, detail slope, dan keterangan-keterangan.
Singkatnya, seluruh proses setelah mengimport file DXF ke Corel adalah, mulai darigambar center line seperti dibawah ini lalu menggambar dindingnya dan mengisinya dengan detail situasi gua, menggambar kelengkapan sebuah peta, sehingga menjadi peta komplet seperti dibawah ini. 
Gambar Peta Yang Sudah Lengkap Kesimpulannya, kita harus bisa ngolah data pada program Spread Sheet, lalu bisa menggunakan Survex, lalu menggunakan Corel Draw atau software lain yang bisa membaca dan mengolah file dengan format DXF. Awalnya sih memang akan mengalami banyak kesulitan. Tetapi setelah habis berbatang-batang rokok dan bercangkir kopi, pasti akan memetik kenikmatan mengolah data dan menggambar peta gua. 2. Tutorial Walls Tutorial singkat tentang software ini bisa didownload DISINI
Dapat dibaca DISINI . 3. Tutorial Compass Insya Allah segera menyusul. |